Bab 1 | Bab 2 | Bab 3 | Bab 4 | Bab 5-6
Bab III Tugas, Kewajiban dan Tanggung Jawab DPP dan Pengurus
Pasal 8 Dewan Pengawas dan Penasehat
DPP dalam melaksanakan fungsinya, mempunyai tugas dan kewajiban sebagai berikut :
1. Menghadiri musyawarah, Rapat Kerja atau Rapat Pengurus sesuai dengan tingkatnya.
2. Mengawasi dan menasehati Pengurus di dalam pengelolaan Organisasi.
3. Memeriksa administrasi keuangan dan inventaris Organisasi sesuai tingkatnya secara berkala.
4. Dapat menyelenggarakan pembelaan anggota pada peradilan disiplin di tingkat yang sama atau tingkat di atasnya.
5. Menampung dan menilai laporan permasalahan yang diajukan oleh Organisasi tingkat bawahnya atau anggota untuk kemudian dapat memberikan penilaian dan nasehat nasehat yang dianggap perlu untuk penyelesaian permasalahan dengan Pengurus sesuai tingkatnya.
6. Sebagai nara sumber bagi Organisasi tingkat di atasnya atau Instansi Pemerintah yang berwenang untuk tingkat Pusat.
7. Bersama dengan Ketua Organisasi setingkat dapat mengadakan penggantian Pengurus hasil musyawarah.
8. Menyampaikan laporan pelaksanaan tugasnya kepada musyawarah.
9. DPP ORARI Pusat mempertimbangkan usulan Munas Luar Biasa dari Organisasi Daerah.
Pasal 9 Pengurus Pusat
1. Ketua Umum ORARI berkewajiban sebagai berikut :
a. Memimpin Organisasi secara menyeluruh berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.
b. Membuat dan melaksanakan Rencana dan Program Induk berdasarkan Garis-garis Besar Kebijaksanaan Organisasi hasil Munas.
c. Dalam rangka melaksanakan butir a. dan b. di atas mengeluarkan Instruksi-instruksi dan Ketentuan-ketentuan untuk Organisasi yang sejalan dengan Peraturan-peraturan dan Perundang-undangan yang berlaku bagi Amatir Radio.
d. Membuat laporan berkala kepada Pemerintah dan dalam Rapat Kerja Pusat.
e. Mengangkat dan / atau memberhentikan Pengurus lain yang diperlukan.
f. Bersama dengan Ketua DPP ORARI Pusat dapat mengadakan penggantian Pengurus hasil Munas.
g. Dalam bidang teknis dan operasional juga bertanggung jawab kepada Pemerintah.
h. Menyelenggarakan Munas dan Rapat Kerja tepat pada waktunya.
i. Bertanggung jawab kepada Munas.
j. Mempertimbangkan usulan Musda Luar Biasa dari Organisasi Lokal.
2. Wakil Ketua Umum ORARI berkewajiban sebagai berikut :
a. Membantu Ketua Umum ORARI dalam penyelenggaraan tugas pimpinan sehari-hari.
b. Mewakili Ketua Umum ORARI apabila berhalangan dalam kegiatan dan hubungan ke dalam dan keluar.
c. Menjabat Ketua Umum ORARI apabila Ketua Umum ORARI tidak dapat menjalankan tugasnya secara tetap sampai dengan Munas.
d. Bertanggung jawab kepada Ketua Umum ORARI.
3. Ketua Bidang Organisasi dan Ketua Bidang Operasi dan Teknik berkewajiban sebagai berikut :
a. Membantu Ketua Umum ORARI dalam penyelenggaraan tugas pimpinan sehari-hari sesuai bidang tugasnya.
b. Mewakili Ketua Umum ORARI / Wakil Ketua Umum ORARI apabila berhalangan dalam kegiatan dan hubungan kedalam dan keluar.
c. Menyusun serta menentukan kegiatan-kegiatan pada pelaksanaan Rencana dan Program Induk dalam bidangnya sesuai dengan Kebijaksanaan Ketua Umum ORARI Pusat dan / atau Keputusan Rapat Kerja Pusat.
d. Mengkoordinir dan mengawasi pelaksanaan kegiatan-kegiatan Organisasi dalam bidangnya masing-masing.
e. Membuat laporan berkala kepada Ketua Umum ORARI dengan tembusan kepada Ketua DPP ORARI Pusat.
f. Bertanggung jawab kepada Ketua Umum ORARI.
4. Sekretaris Jenderal dan Wakil Sekretaris Jenderal berkewajiban sebagai berikut:
a. Menyelenggarakan administrasi umum.
b. Menyelenggarakan tata usaha kepengurusan ORARI Pusat.
c. Menyusun dan melaksanakan Rencana dan Program Induk di bidangnya.
d. Membuat laporan berkala kepada Ketua Umum ORARI dengan tembusan kepada Ketua DPP ORARI Pusat.
e. Bertanggung jawab kepada Ketua Umum ORARI.
5. Bendahara Umum dan Wakil Bendahara Umum berkewajiban sebagai berikut :
a. Menyusun anggaran serta belanja Organisasi.
b. Menyelenggarakan administrasi keuangan dan akuntansi sesuai dengan Kebijaksanaan Ketua Umum ORARI dan Ketentuan-ketentuan Organisasi.
c. Mengurus iuran anggota.
d. Membuat laporan berkala kepada Ketua Umum ORARI dengan tembusan kepada Ketua DPP ORARI Pusat.
e. Menyusun dan melaksanakan Rencana dan Program Induk di bidangnya.
f. Bertanggung jawab kepada Ketua Umum ORARI.
6. Ketua Bagian berkewajiban sebagai berikut :
a. Melaksanakan Rencana dan Program Induk di bagiannya masing-masing.
b. Menyelenggaraan kegiatan-kegiatan Organisasi dalam bagiannya masing-masing.
c. Membuat laporan berkala kepada Ketua Umum ORARI dengan tembusan kepada Ketua DPP ORARI Pusat.
d. Secara koordinasi bertanggung jawab kepada Ketua Bidang sesuai bagiannya.
7. Pembantu-pembantu Umum berkewajiban sebagai berikut :
a. Melaksanakan tugas yang diberikan oleh Ketua Umum ORARI.
b. Bertanggung jawab kepada Ketua Umum ORARI.
Pasal 10 Pengurus Daerah
1. Ketua ORARI Daerah berkewajiban sebagai berikut :
a. Memimpin Organisasi Daerah berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.
b. Membuat dan melaksanakan Rencana dan Program Kerja ORARI Daerah, berdasarkan Rencana dan Program Induk ORARI Pusat serta Kebijaksanaan Umum hasil Musda.
c. Dalam rangka melaksanakan butir a. dan b. diatas dapat mengeluarkan Instruksi-instruksi dan Ketentuan-ketentuan bagi ORARI Daerahnya yang sejalan dengan Peraturan-peraturan dan Perundang-undangan yang berlaku bagi Amatir Radio.
d. Membuat laporan berkala kepada Ketua Umum ORARI dengan tembusan Ketua DPP ORARI Daerah serta Kepala Kantor Wilayah Depparpostel se tempat.
e. Mengangkat dan / atau memberhentikan Pengurus lain yang diperlukan.
f. Bersama dengan DPP ORARI Daerah dapat mengadakan penggantian Pengurus hasil Musda.
g. Bertanggung jawab kepada Ketua Umum ORARI atas pelaksanaan Keputusan, Kebijaksanaan dan Instruksi-instruksi yang dikeluarkan oleh ORARI Pusat.
h. Menyelenggarakan Musda dan Rapat Kerja Daerah tepat pada waktunya.
i. Bertanggung jawab kepada Musda.
j. Mempertimbangkan usulan Muslok Luar Biasa dari anggota.
2. Wakil Ketua ORARI Daerah berkewajiban sebagai berikut :
a. Membantu Ketua ORARI Daerah dalam penyelenggaraan tugas pimpinan sehari-hari.
b. Mewakili Ketua ORARI Daerah apabila berhalangan dalam kegiatan dan hubungan ke dalam dan keluar.
c. Menjabat Ketua ORARI Daerah apabila Ketua ORARI Daerah tidak dapat menjalankan tugasnya secara tetap sampai dengan Musda.
d. Bertanggung jawab kepada Ketua ORARI Daerah.
3. Ketua Bidang Organisasi dan Ketua Bidang Operasi dan Teknik berkewajiban sebagai berikut :
a. Membantu Ketua ORARI Daerah dalam penyelenggaraan tugas pimpinan sehari-hari di bidang-nya masing-masing.
b. Mewakili Ketua ORARI Daerah / Wakil Ketua ORARI Daerah dalam kegiatan dan hubungan ke dalam dan keluar sesuai bidangnya masing-masing.
c. Menyusun dan menentukan kegiatan-kegiatan pada pelaksanaan Rencana dan Program Kerja dalam bidangnya, sesuai dengan Kebijaksanaan Ketua ORARI Daerah dan / atau Keputusan Rapat Kerja Daerah.
d. Mengkoordinir dan mengawasi pelaksanaan kegiatan-kegiatan Organisasi dalam bidangnya masing-masing.
e. Membuat laporan berkala kepada Ketua ORARI Daerah dengan tembusan kepada Ketua DPP ORARI Daerah.
f. Bertanggung jawab kepada Ketua ORARI Daerah.
4. Sekretaris dan Wakil Sekretaris berkewajiban sebagai berikut :
a. Menyelenggarakan administrasi umum.
b. Menyelenggarakan tata usaha kepengurusan ORARI Daerah.
c. Menyusun dan melaksanakan Rencana dan Program Kerja di bidangnya.
d. Menyiapkan Rencana dan Program Kerja secara keseluruhan.
e. Membuat laporan berkala kepada Ketua ORARI Daerah dengan tembusan kepada Ketua DPP ORARI Daerah.
f. Bertanggung jawab kepada Ketua ORARI Daerah.
5. Bendahara dan Wakil Bendahara berkewajiban sebagai berikut :
a. Menyusun anggaran serta belanja Organisasi.
b. Menyelenggarakan administrasi keuangan dan akuntansi sesuai dengan Kebijaksanaan Ketua ORARI Daerah dan Ketentuan-ketentuan Organisasi.
c. Mengurus iuran anggota.
d. Membuat laporan berkala kepada Ketua ORARI Daerah dengan tembusan kepada Ketua DPP ORARI Daerah.
e. Bertanggung jawab kepada Ketua ORARI Daerah.
6. Ketua Bagian berkewajiban sebagai berikut :
a. Melaksanakan Rencana dan Program Kerja di bagiannya masing-masing.
b. Menyelenggarakan kegiatan-kegiatan Organisasi dalam bagiannya masing-masing.
c. Membuat laporan berkala kepada Ketua ORARI Daerah dengan tembusan kepada Ketua DPP ORARI Daerah.
d. Secara koordinasi bertanggung jawab kepada Ketua Bidang sesuai bagiannya.
7. Koordinator-koordinator Wilayah berkewajiban sebagai berikut :
a. Melaksanakan Rencana dan Program Kerja ORARI Daerah.
b. Membuat laporan berkala kepada Ketua ORARI Daerah dengan tembusan kepada Ketua DPP ORARI Daerah.
c. Bertanggung jawab kepada Ketua ORARI Daerah.
8. Pembantu-pembantu Umum berkewajiban sebagai berikut :
a. Melaksanakan tugas yang diberikan oleh Ketua ORARI Daerah.
b. Bertanggung jawab kepada Ketua ORARI Daerah.
Pasal 11 Pengurus Lokal
1. Ketua ORARI Lokal berkewajiban sebagai berikut :
a. Memimpim Organisasi Lokal berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.
b. Membuat dan melaksanakan Program Kerja Lokal, berdasarkan Rencana dan Program Kerja ORARI Daerah serta Kebijaksanaan hasil Muslok.
c. Dalam rangka melaksanakan butir a. dan b. diatas dapat mengeluarkan Instruksi-instruksi dan Ketentuan-ketentuan bagi ORARI Lokalnya yang sejalan dengan Peraturan-peraturan dan Perundang-undangan yang berlaku bagi Amatir Radio.
d. Membuat laporan berkala kepada ORARI Daerah dengan tembusan kepada Ketua DPP ORARI Lokal.
e. Mengangkat dan / atau memberhentikan Pengurus lain yang diperlukan.
f. Bersama dengan DPP ORARI Lokal dapat mengadakan penggantian Pengurus hasil Muslok.
g. Bertanggung jawab kepada Ketua ORARI Daerah atas pelaksanaan Keputusan, Kebijaksanaan dan Instruksi-instruksi yang dikeluarkan oleh ORARI Daerah.
h. Menyelenggarakan Muslok dan Rapat Kerja ORARI Lokal tepat pada waktunya.
i. Bertanggung jawab kepada Muslok.
2. Wakil Ketua berkewajiban sebagai berikut :
a. Membantu Ketua ORARI Lokal dalam penyelenggaraan tugas pimpinan sehari-hari.
b. Mewakili Ketua ORARI Lokal apabila berhalangan dalam kegiatan dan hubungan ke dalam dan keluar.
c. Menjabat Ketua ORARI Lokal apabila Ketua ORARI Lokal tidak dapat menjalankan tugasnya secara tetap sampai dengan Muslok.
d. Bertanggung jawab kepada Ketua ORARI Lokal.
3. Ketua Bidang Organisasi dan Ketua Bidang Operasi dan Teknik berkewajiban sebagai berikut :
a. Membantu Ketua ORARI Lokal dalam penyelenggaraan tugas pimpinan sehari-hari di bidangnya masing-masing.
b. Mewakili Ketua ORARI Lokal / Wakil Ketua ORARI Lokal dalam kegiatan dan hubungan ke dalam dan keluar sesuai di bidangnya masing-masing.
c. Menyusun dan melaksanakan Rencana dan Program Kerja dalam bidangnya masing-masing.
d. Memimpin pelaksanaan kegiatan-kegiatan Organisasi dalam bidangnya masing-masing.
e. Membuat laporan semesteran secara berkala kepada Ketua ORARI Lokal dengan tembusan kepada Ketua DPP ORARI Lokal.
f. Bertanggung jawab kepada Ketua ORARI Lokal.
4. Sekretaris dan Wakil Sekretaris berkewajiban sebagai berikut :
a. Menyelenggarakan administrasi umum.
b. Menyelenggarakan tata usaha kepengurusan ORARI Lokal.
c. Menyusun dan melaksanakan Rencana dan Program Kerja di bidangnya.
d. Membuat laporan berkala kepada Ketua ORARI Lokal dengan tembusan kepada Ketua DPP ORARI Lokal
e. Bertanggung jawab kepada Ketua ORARI Lokal.
5. Bendahara dan Wakil Bendahara berkewajiban sebagai berikut :
a. Menyusun anggaran serta belanja Organisasi.
b. Menyelenggarakan administrasi keuangan dan akutansi sesuai dengan Kebijaksanaan Ketua ORARI Lokal dan Ketentuan-ketentuan Organisasi.
c. Mengurus iuran Anggota.
d. Membuat laporan berkala kepada Ketua ORARI Lokal dengan tembusan kepada Ketua DPP ORARI Lokal
e. Bertanggung jawab kepada Ketua ORARI Lokal.
6. Ketua Bagian berkewajiban sebagai berikut :
a. Melaksanakan Rencana dan Program Kerja di bagiannya masing-masing.
b. Menyelenggarakan kegiatan-kegiatan Organisasi dalam bagiannya masing-masing.
c. Membuat laporan berkala kepada Ketua ORARI Lokal dengan tembusan kepada Ketua DPP ORARI Lokal
d. Secara koordinasi bertanggung jawab kepada Ketua Bidang sesuai bagiannya.
7. Ketua Perwakilan-Perwakilan berkewajiban sebagai berikut :
a. Melaksanakan Rencana dan Program Kerja ORARI Lokal.
b. Bertanggung jawab kepada Ketua ORARI Lokal.
Pasal 12 Ketua Umum ORARI / Ketua ORARI Daerah / Ketua ORARI Lokal Pengganti
Apabila Ketua Umum ORARI / Ketua ORARI Daerah / Ketua ORARI Lokal tidak dapat menjalankan tugasnya secara tetap, maka Wakil Ketua Umum ORARI / Wakil Ketua ORARI Daerah / Wakil Ketua ORARI Lokal menjabat sebagai Ketua Umum ORARI / Ketua ORARI Daerah / Ketua ORARI Lokal sampai dengan Munas / Musda / Muslok dilaksanakan.
|