Bab 1 | Bab 2 | Bab 3 | Bab 4 | Bab 5-6 | Bab 7-8 | Bab 9-10
Bab III Badan Pengurus
Pasal 7 Pemilihan Ketua Badan Pengurus
Pemilihan Ketua Badan Pengurus, kecuali tahun pertama dilakukan berdasarkan pengangkatan langsung di antara para pendiri organisasi, untuk selanjutnya :
1. Ketua Badan Pengurus dipilih dan diangkat dalam Temu Anggota.
2. Calon Ketua Badan Pengurus merupakan anggota aktif selama 2 tahun, serta mempunyai dedikasi dan loyalitas terhadap organisasi.
3. Calon Ketua Badan Pengurus menyatakan kesediaannya, serta mempunyai kesanggupan menjadi ketua secara tertulis.
Pasal 8 Pembentukan Anggota Badan Pengurus
1. Anggota Badan Pengurus (Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan Pembantu-pembantu) diangkat dan diberhentikan oleh Ketua Badan Pengurus paling lambat satu bulan setelah Ketua Badan Pengurus terpilih.
2. Ketua Badan Pengurus mempunyai masa jabatan 3 (tiga) tahun, setelah itu dapat dipilih kembali.
3. Anggota Badan Pengurus mulai memangku jabatannya berlaku sejak mereka diangkat oleh ketua, dan berakhir bersamaan dengan masa jabatan Ketua Badan Pengurus.
4. Jika dipandang perlu, Badan Pengurus dalam menyelenggarakan kegiatannya dibantu oleh Koordinator Perwakilan.
Pasal 9 Hak dan Kewajiban Badan Pengurus
Hak Badan Pengurus :
1. Badan Pengurus diberi kekuasaan untuk menetapkan iuran wajib, denda, sumbangan, dan pembayaran lainnya, serta mengatur cara pembayarannya.
2. Badan Pengurus berhak membatalkan penerimaan anggota setiap saat.
3. Badan Pengurus berhak mengadakan perjanjian secara timbal balik dengan organisasi dan / atau klub lain, baik yang terdapat di dalam maupun di luar Indonesia.
Kewajiban Badan Pengurus :
1. Ketua Badan Pengurus berkewajiban :
a. Memimpin, mengatur, dan membina organisasi secara keseluruhan, berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.
b. Bertanggung jawab atas kebijaksanaan organisasi, baik keluar maupun ke dalam.
c. Mengadakan dan memimpin pertemuan Badan Pengurus.
d. Memberikan pertanggungjawaban dan laporan selaku mandataris tentang pelaksanaan tugas yang dibebankan dalam Temu Anggota.
2. Wakil Ketua Badan Pengurus berkewajiban :
a. Membantu Ketua dalam rangka melaksanakan tugas sehari-hari.
b. Mewakili Ketua dan melaksanakan tugasnya, apabila Ketua berhalangan.
c. Bertanggung jawab kepada Ketua.
3. Sekretaris berkewajiban :
a. Membantu Ketua dalam melaksanakan tugas sehari-hari.
b. Mengurus administrasi organisasi.
c. Membuat notulen pertemuan Badan Pengurus.
d. Menyusun jadwal rencana kerja pertemuan Badan Pengurus.
e. Menyusun konsep pertanggungjawaban Badan Pengurus secara periodik, bulanan atau tahunan.
f. Bertanggung jawab kepada Ketua.
4. Bendahara berkewajiban :
a. Menagih dan menerima semua iuran dan pembayaran lainnya, yang harus dibayarkan dari atau kepada organisasi.
b. Membayar dari kas organisasi semua pengeluaran yang telah disetujui Ketua Badan Pengurus.
c. Melaksanakan pembukuan atau pencatatan terhadap semua aktivitas, seperti pada butir A dan B, serta bertanggung jawab terhadap keuangan yang dikeluarkan.
d. Menyusun laporan keuangan secara periodik, bulanan atau tahunan.
e. Bertanggung jawab kepada Ketua.
5. Pembantu lain berkewajiban :
a. Membantu penyelenggaraan kegiatan organisasi, sesuai dengan apa yang ditetapkan Ketua Badan Pengurus.
b. Bertanggung jawab kepada Ketua.
6. Perwakilan berkewajiban :
a. Menyalurkan aspirasi anggota di daerahnya masing-masing.
b. Menyelenggarakan Temu Daerah sewaktu-waktu secara berkala.
c. Bertanggung jawab kepada Ketua.
|