Bab 1 | Bab 2 | Bab 3 | Bab 4 | Bab 5-6 | Bab 7-8 | Bab 9-10
Bab II Pertemuan Anggota
Pasal 5 Penyelenggaraan Pertemuan
1. Pertemuan Badan Pengurus lengkap diadakan setiap saat bilamana diperlukan.
2. Badan Pengurus membentuk Panitia Penyelenggara untuk menyelenggarakan Temu Anggota, Temu Pendengar, dan aktivitas lain yang dipandang perlu.
3. Temu Anggota dihadiri oleh :
a. Badan Pengurus.
b. Segenap anggota.
c. Undangan.
4. Setiap anggota organisasi mempunyai satu suara dalam Temu Anggota.
5. Temu Daerah atau Perwakilan diselenggarakan oleh Koordinator Perwakilan, yang dihadiri oleh :
a. Koordinator Perwakilan.
b. Anggota di daerahnya dan di luar daerah.
c. Undangan.
6. Temu Pendengar dihadiri oleh :
a. Badan Pengurus.
b. Segenap anggota organisasi maupun anggota perkumpulan lain yang mempunyai minat.
c. Undangan.
Pasal 6 Ketentuan Khusus
1. Pelaksanaan Temu Anggota dianggap sah jika disetujui oleh para anggota yang aktif.
2. Keputusan dalam Temu Anggota diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat, apabila tidak dicapai hal di atas, maka diambil alternatif lain berdasarkan pemungutan suara terbanyak dari anggota yang mempunyai hak suara.
3. Tata tertib Temu Anggota ditetapkan oleh Badan Pengurus.
|